Twitter response:

Month: August 2017

Igo
Igo

皆さん、こんばんは!

Tahukah kalian akan permainan “igo”?
Permainan klasik ini pada awalnya diciptakan di Cina sekitar 2.500 tahun lalu dan kini telah tersebar ke negara-negara lain, termasuk Jepang.
Dalam bahasa Cina, permainan ini disebut wéiqí (圍棋), sementara dalam bahasa Jepang disebut ‘igo’ dengan kanji 囲碁 yang dapat diartikan “permainan mengurung”.
Sebenarnya apa sih permainan igo itu?

Secara sederhana, permainan igo ialah permainan menggunakan papan dan bidak berwarna hitam dan putih. Pemain saling bersaing untuk memperluas wilayah masing-masing di atas kotak dengan cara mengurung atau mengunci posisi bidak lawan. Berbeda dengan catur, bidak yang telah diletakkan di atas papan tidak boleh dipindah, kecuali jika bidak itu terkurung oleh bidak lain, maka bidak tersebut harus dikeluarkan dari atas bidang permainan.
Sebenarnya jika dibandingkan dengan catur, permainan igo memiliki peraturan yang relatif lebih sederhana, namun kabarnya jumlah variasi permainan igo sangat banyak, lebih banyak daripada jumlah atom-atom yang ada di dunia ini.
Walaupun disebut permainan, igo kini menjadi bidang profesional yang serius. Kompetisi igo bergengsi di Jepang, Honinbo (本因坊) yang disponsori oleh Mainichi Shinbun, menyediakan uang hadiah sebanyak 42 juta yen.
Jika kita mengunjungi klub atau komunitas permainan igo di Jepang, kebanyakan anggotanya didominasi oleh lansia. Namun kini para generasi muda mulai diajak dan tertarik untuk memainkan permainan klasik ini.
Permainan igo tidak hanya dimainkan di Jepang saja, di Indonesia pun permainan ini juga cukup populer di kalangan penggemar Jepang, terutama berkat terbitnya manga Hikaru no Go (ヒカルの碁)di Indonesia sementara versi anime-nya sempat ditayangkan di televisi lokal.
Inti dari permainan go ialah strategi mengurung lawan. Permainan ini tidak akan berakhir, kecuali salah satu pihak mengaku kalah, atau kedua belah pihak sama-sama mengakui bahwa permainan tidak dapat dilanjutkan. Menariknya, dalam turnamen igo, tidak ada skor seri.

Nah, apakah kalian tertarik untuk memainkan permainan ini?
Rupanya budaya Jepang tidak hanya anime dan manga saja ya!
Ingin tahu lebih banyak mengenai bahasa dan budaya Jepang?
Di Risshikan tempatnya! Kalian bisa belajar tidak hanya bahasanya saja, tetapi juga kebudayaan Jepang.
Ditambah lagi, jangan lupa ya! Tanggal 10 September 2017 nanti Risshikan akan mengadakan Try Out JLPT N3, yang perdana di Surabaya!
Pendaftarannya sudah dibuka, lho! Bahkan kalian bisa mendaftar secara online di risshikan.co.id/TON3
Jangan sampai kehabisan tempat ya! ;)Segera kemari ya!