Twitter response:

Tanabata

Tanabata

皆さん、こんにちは!

Jika kalian melihat tanggal hari ini, hari ini merupakan tanggal cantik, tanggal 7 di bulan 7. Apakah kalian pernah mendengar, bahwa pada tanggal 7 bulan 7, di Jepang terdapat sebuah perayaan terkenal? Perayaan itu disebut dengan “Tanabata”. Tanabata ditulis dengan menggunakan kanji 七夕 yang secara harfiah dapat diartikan “malam ketujuh”. Perayaan ini awalnya berasal dari Festival Qixi di Cina.
Ada sebuah mitos terkenal di balik perayaan Tanabata ini. Simak cerita berikut ya 😉
Alkisah, ada sepasang manusia yang saling mencintai, yaitu Orihima dan Hikoboshi. Orihime(織姫) ialah putri dari Tentei, yang memilik kemampuan menenun kain indah yang sangat disukai oleh para dewa. Ia tinggal di tepi Amanogawa (天の川’Sungai Langit’). Orihime berusaha keras setiap hari untuk menenun, tetapi ia sedih kesibukannya menyebabkan ia tidak bisa bertemu orang lain dan jatuh cinta. Ayahnya, Tentei (Kaisar Langit) kemudian mempertemukan Orihime dengan penggembala sapi milik dewa bernama Hikoboshi(彦星)yang tinggal di seberang Amanogawa. Keduanya jatuh cinta hingga kemudian menikah. Namun setelahnya, keduanya justru melupakan tanggung jawab masing-masing. Orihime tidak lagi menenun kain, sementara sapi-sapi Hikoboshi berkeliaran. Hal ini menyebabkan para dewa menjadi marah lalu memisahkan keduanya.
Orihime berusaha membujuk ayahnya. Tentei yang tersentuh oleh air mata Orihime lalu akhirnya mengizinkan keduanya untuk bertemu pada hari ketujuh bulan ketujuh, dengan syarat keduanya harus menuntaskan pekerjaan masing-masing. Dari mitos tersebut, salah satu pelajaran yang bisa kita ambil ialah kita tidak boleh menelantarkan tanggung jawab.
Pada hari Tanabata, orang Jepang kerap memasang dekorasi yang terdiri dari pohon bambu dengan hiasan kertas berwarna-warni berisi puisi pendek (Tanzaku), namun kini lebih banyak diisi permohonan.
Karena tanggal pelaksanaan Tanabata dihitung berdasarkan kalender kuno, tanggal pelaksanaan Tanabata saat ini berubah-ubah. Ada yang merayakan pada tanggal 7 Juli, ada pula yang merayakan tanggal 7 Agustus. Jika dihitung ke dalam kalender Gregorian, maka Festival Tanabata pada tahun 2017 akan jatuh pada tanggal 28 Agusuts 2017. Kota Sendai di Prefektur Tohoku merupakan salah satu kota yang merayakan Tanabata secara besar-besaran. Bahkan Perayaan Tanabata di Sendai telah dimulai sejak Era Sengoku, era di mana Date Masamune berkuasa.
Berdasarkan pemetaan rasi bintang, Orihime merujuk pada bintang Vega, sementara Hikoboshi merujuk pada bintang Altair.

Nah, selagi ada waktu, apakah kalian juga ingin memajang pohon bambu bertuliskan puisi ataupun permohonan pribadi?
Pasti salah satu keinginan kalian ialah menguasai bahasa Jepang dan pergi ke sana , bukan?
Tidak perlu menunggu seperti Orihime dan Hikoboshi, kalian bisa belajar bahasa Jepang dengan menyenangkan di Risshikan!
Jangan lewatkan juga promo diskon 30% untuk periode pertama, ya

Courtesy: https://matcha-jp.com/tw/428
http://www.sendaitanabata.com/

Leave a comment