Twitter response:

Ashikaga Bakufu

皆さんこんにちは!

Bagi kalian peminat Jepang, apakah kalian pernah mendengar kata ‘bakufu’?
Bakufu (幕府)merujuk pada sistem pemerintahan diktator militer. Mungkin kalian sudah pernah mendengar sebelumnya, bahwa ada pemisahan kekuasaan terhadap kaisar. Nah, dalam pemerintahan Bakufu, pimpinan pemerintahan tertinggi disebut ‘shogun’ (将軍). Dalam sejarah Jepang, tercatat ada tiga Bakufu yang berkuasa, yaitu Kamakura Bakufu, Ashikaga Bakufu, dan terakhir Tokugawa Bakufu.
Ashikaga Bakufu (足利幕府) berkuasa pada tahun 1338 hingga 1573. Masa ini disebut juga Muromachi Bakufu (室町幕府) karena pusat pemerintahan pada saat itu ialah wilayah Muromachi, Kyoto. DIbandingkan dengan klan lain yang menjalankan bakufu, klan Ashikaga merupakan klan terlemah. Pemerintahan pada saat itu sangat bergantung pada kerjasama dari para daimyou(大名)atau tuan tanah yang berkuasa di bawah shogun. Hal ini kemudian lambat laun memicu pemberontakan para daimyou yang ingin memperluas wilayah hingga mereka saling berperang satu sama lain. Setelah Ashikaga Bakufu runtuh, Jepang memasuki Sengoku Jidai yang diisi berbagai peperangan.
Setelahnya, muncul klan Tokugawa yang dipimpin oleh Tokugawa Ieyasu yang naik dan memulai Tokugawa Bakufu.
Meskipun dari segi militer dan politik Ashikaga Bakufu tidak begitu kuat, peninggalan kebudayaan dari periode Muromachi ini masih terasa hingga sekarang. Salah satunya ialah seni upacara minum teh, yang disebut juga chanoyu (茶の湯)atau sadou/chadou(茶道). Zen dari agama Buddha juga mengalami perkembangan pesat pada masa ini.
Apakah ada peninggalan lain dari Ashikaga Bakufu yang kalian tahu?

Courtesy: https://www.thoughtco.com/the-ashikaga-shogunate-195287
https://www.britannica.com/biography/Ashikaga-Takauji

Leave a comment